img 9314

Perkuat Tata Kelola dan Dorong Sinergi Riset, UPA. Laboratorium Terpadu Universitas Borneo Tarakan Lakukan Kunjungan Studi ke UPN Veteran Jatim dan Universitas Brawijaya

TARAKAN, 5 Juli 2026 – Mengakselerasi kualitas layanan riset dan memperkuat tata kelola kelembagaan, Unit Penunjang Akademik (UPA) Laboratorium Terpadu Universitas Borneo Tarakan (UBT) melancarkan langkah strategis melalui kunjungan kerja dan penjajakan kerja sama ke dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkemuka di Jawa Timur awal Juli ini. Dipimpin langsung oleh Dr. Yeti Mareta Undaryati, M.Kes. bersama Bambang Supriyanto, S.Pd., M.AP., delegasi UPA. Laboratorium Terpadu UBT bertolak untuk menyerap praktik terbaik dalam pengelolaan laboratorium modern berstandar unggul.

Rangkaian kunjungan ini merupakan langkah strategis UPA. Laboratorium Terpadu UBT sebagai unit yang sedang berkembang untuk membangun fondasi layanan laboratorium yang profesional, terakreditasi, serta berdampak luas bagi kemajuan riset masa depan.

Kunjungan dimulai pada 1 Juli di Laboratorium Terpadu UPN Veteran Jawa Timur. Dalam pertemuan tersebut, tim UBT menggali informasi mendalam terkait manajemen tata kelola laboratorium, optimalisasi dan pemeliharaan alat riset, penyediaan tenaga ahli, hingga persiapan teknis menuju dokumen akreditasi.

Selanjutnya pada 2 Juli, rombongan melanjutkan agenda ke Laboratorium Layanan Terpadu Universitas Brawijaya (UB). Dari kunjungan ini, diperoleh pembelajaran krusial mengenai urgensi penyusunan dokumen dasar laboratorium. Dokumen yang lengkap dan terstruktur menjadi pijakan utama menuju tahap akreditasi, sekaligus menjadi standar mutu dan daya tarik utama bagi para peneliti luar dalam memanfaatkan jasa laboratorium.

img 9276

Berdasarkan hasil diskusi dari kedua kunjungan tersebut, UPA. Laboratorium Terpadu UBT menyimpulkan sejumlah langkah strategis untuk arah pengembangan ke depan. Sebagai laboratorium yang sedang berkembang, UBT akan berfokus pada penguatan dan standardisasi dokumen dasar administrasi serta operasional sebagai fondasi utama pelayanan publik dan akademik. Kelengkapan dokumen dan tata kelola yang profesional ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing, memperkuat kepercayaan publik terhadap hasil riset, sekaligus menunjang persiapan proses akreditasi. Selain itu, UBT juga akan mendorong pengembangan potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui penyebarluasan informasi dan promosi mengenai layanan serta analisis unggulan laboratorium ke wilayah sekitar. Seluruh rangkaian upaya ini ditutup dengan komitmen untuk membuka ruang kolaborasi dan sinergi antar-laboratorium PTN demi mendorong lahirnya riset-riset lintas lembaga yang lebih inovatif.

Kunjungan ini menegaskan komitmen pengelola dan Komite UPA. Laboratorium Terpadu Universitas Borneo Tarakan untuk terus bergerak dinamis. “Sesuai dengan semangat kami, Komite UPA. Laboratorium Terpadu UBT akan terus membangun sinergi bersama demi kemajuan dan kualitas riset masa depan,” ungkap perwakilan Komite UPA. Laboratorium Terpadu UBT.

Melalui hasil studi banding dan penjajakan kolaborasi ini, UPA. Laboratorium Terpadu UBT optimistis dapat segera mengimplementasikan tata kelola laboratorium terpadu yang adaptif, mandiri, dan berstandar tinggi.

Penulis,
Bambang Supriyanto

Scroll to Top